Categories
Uncategorized

KESEHATAAN REMAJA


Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Kesehatan Remaja. Happy Reading 🙂

A.Pengembangan Potensi Diri
Oke langsung saja kita kemateri  KesJa (Kesehatan Remaja) atau pendidikan remaja sebaya PMR. Dan kalo kita ngomong tentang pendidikan remaja sebaya isangat identik dengan “TUTOR SEBAYA”. Tutor sebaya itu fungsi yang paling gampang adalah untuk menyelesaikan masalah kita yang sekiranya ringan atau lebih sederhananya biasa kita sebut tempat curhat. Walaupun tidak sepenuhnya betul,,, tapi gak apa2 lahh yang penting bisa nyambung dan mudah dipahami. Betul tidaaakkk ???
Kenapa harus tutor sebaya ??Remaja butuh itu karena ahami dan didekati dengan gayanya sendiri. Pendekatan teman sebaya menjadi metode efektif untuk mengembangkan remaja karena lebih sesuai dengan jiwa remaja yang cenderung tidak suka digurui, lebih mendengar dan percaya pada apa yang dikatakan temannya.Untuk sekarang ini sebetulnya tutor sebaya itu sangat dibutuhkan, jadi teman – teman bisa menjadi tutor sebaya dengan mengikuti PMR atau organisasi lainnya. Tapi menurut saya organisasi yang dapat membuat kita menjadi tutor sebaya adalah PMR.“TUTOR SEBAYA SANGAT DIBUTUHKAN”Mengapa ????????Sekarang ini adalah era GLOBALISASI. Era dimana semua teknologi berkembang pesat, semua informasi dapat dengan mudah diakses melalui internet dan lain – lain. Jika kita tidak hati – hati maka akan sangat berbahaya buat kita. Tapi dari sinilah peran tutor sebaya dibutuhkan.

    1.   Tumbuh kembang remaja“PERUBAHAN-PERUBAHAN APA SAJA YANG TERJADI SELAMA TUMBUH KEMBANG DARI FASE ANAK KE REMAJA?” 

Pertanyaan inilah topik utama dari materi bagian ini. Setiap makhluk hidup pasti “tumbuh” dan “berkembang”. Coba tebak apa perbedaan dari kedua kata tersebut …Yappp perbedaannya kalau tumbuh itu berhubungan dengan fisik kita yang semakinbesar. Jika berkembang hubungannya adalah dengan fungsi alat tubuh dan jiwa dari seseorang.Seseorang akan mengalami perubahan penting yang berupa :a.       Perubahan bentuk (anatomi tubuh):·         Pembesaran alat kelamin·         Pertumbuhan rambut di beberapa tempat·         Peningkatan kelenjar minyak dan mudah berjerawat·         Suara berubah menjadi besar pada anak laki-laki. Pada anak perempuan, suara berubah menjadi lebih lembut·         Pembesaran otot pada remaja laki-laki dan pembesaran pinggul serta dada bagi perempuanb.      Perubahan faali (fungsi tubuh):·         Alat kelamin peka dan mudah terangsang. jika terangsang alat kelamin akan membesar atau membengkak dan mengeluarkan lendir·         Keluar sperma waktu tidur (mimpi basah) pada anak laki-laki. Bagi perempuan, mereka mengalami menstruasi pertama (yang menandakan alat reproduksi mereka sudah mulai berfungsi)c.       Perubahan kejiwaan:„„·         Keingintahuan yang tinggi mengenai berbagai hal, terzzmasuk pada masalah-masalah reproduksi·         Perhatian terhadap masalah seks meningkat·         Keberanian untuk mencoba-coba, terutama jika didesak lingkungan·         Anak laki-laki cenderung menyendiri dan melamun. Untuk perempuan, mereka cenderung suka ngerumpi
Tumbuh kembang dipengaruhi dua faktor :
Faktor Internal :  Pembawaan
Faktor Eksternal, yang mencakup:·         Kesehatan·         Gizi·         Lingkungan keluarga dan lingkungan temen sebaya serta sekolah
BAGAIMANA MENCEGAH DAN MENANGGULANGI DAMPAKNEGATIF TUMBUH KEMBANG REMAJA?
Pencegahan dan penanggulangan risiko tumbuh kembang remaja bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Pencegahan :
·         Meningkatkan ibadah·         Membiasakan diri mensyukuri nikmat Allah·         Mencari segi-segi positif pada diri masing-masing·         Berusaha memetik pelajaran dari para remaja yang telah terjerus dalam perilaku-perilaku berisiko
Penanggulangan :
·         Menekan rasa negatif secara berkelompok·         Berbagi cerita dan kesulitan bersama sahabat karib·         Menyalurkan potensi diri ke hal-hal positif seperti ibadah, kegiatan sosial, olahraga, dan kesenian
APA PERAN KITA SEBAGAI TUTOR REMAJA SEBAYA ?
Peran Tutor Remaja Sebaya  antara lain:
·         Mengayomi.., menyantuni, dan menyayangi Dengan.. sabar mendengarkan keluhan para remaja·         Meningkatkan.. motivasi berprestasi di kalangan remaja·         Menjadi.. panutan, baik dalam sikap maupun kepribadian bagi remaja-remaja sebaya lainnya

   2.   Pengembangan potensi diri“SEBERAPA PENTING CITA-CITA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA ?”Perntanyaan diatas adalah kunci dari materi pada bagian ini. Manusia hidup karena tujuan yang jelas. Untuk itu, setiap orang harus menetapkan tujuan hidup secara pasti. Salah satu yang pasti bagi remaja ialah CITA-CITA. Terutama mengenai cita-cita tentang pekerjaan di masa depan seiring tibanya tahap dewasa dalam kehidupan seseorang. Cita-cita bisa apa saja. Bisa berubah, bisa berganti. Semakin terperinci cita-cita seseorang, makin jelas dan mudah untuk mewujudkannya. Semakin matang usia seseorang, makin mendekati kedewasaan, hendaknya cita-cita yang ingin digapai semakin mantap.Ikutilah kata “raihlah cita-citamu sampai setinggi langit”. Mengapa sampai setinggi langit ? karena kalau hanya setinggi atap jatuhnya langsung ketanah, jadi lebih sakit. Tapi jika cita-cita kita setinggi langit, walaupun jatuh paling tidak tidak langsung ketanah. Bisa saja nyangkut dulu kepohon. Jadi intinya kita bebas untuk bercita-cita menjadi apasaja. Dan perlu diingat harus berguna untuk masyarakat, bangsa, dan negara.USAHA YANG BISA KITA DALAM MENCAPAI CITA-CITA
Semua manusia, sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna, memiliki kelebihan. Kelebihan tiap-tiap orang sering kali disebut sebagai POTENSI DIRI. Kadang-kadang, potensi diri juga disebut sebagai FITRAH, nilai-nilai yang baik, yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Kelebihan ini dapat dipelihara, diperkuat, dan dikembangkan untuk mendukung pencapaian cita-cita seseorang. Yang harus dilakukan setiap orang adalah mengenal dengan baik dan benar potensi diri masing-masing. Lalu, setidaknya setiap orang memelihara dan mengembangkan potensi diri agar bisa mewujudkan cita-cita dengan baik. Dengan kata lain, kemampuan diri tersebut dipelihara dan dikembangkan untuk mencapai fitrah masing-masing.
Ada dua hal mendasar yang bisa menghancurkan cita-cita remaja. Pertama adalah hal-hal yang disebabkan oleh ulah remaja itu sendiri semisal hamil di luar nikah, cacat karena kecelakaan, terkena penyakit mematikan seperti AIDS, dan tentu saja meninggal dunia. Kedua adalah adanya pengaruh dari luar seperti perang, bencana alam, dan masalah keluarga (misalnya perceraian orang tua serta kesulitan ekonomi)

A. Norma Sosial Dan Perilaku yang Beresiko
1.   Norma Sosial
APAKAH NORMA SOSIAL ITU ?
Norma sosial ialah serangkaian peraturan yang disepakati bersama untuk dipelihara, dijaga, dan ditaati oleh semua anggota suatu masyarakat.Norma bisa bersumber dari:·         agama.·         undang-undang atau peraturan negara.·         adat dan kebiasaan serta kesepakatan masyarakat.
APA KONSEKUENSI SESEORANG APABILA MELANGGAR NORMA SOSIAL ?
Jika norma yang dilanggar juga merupakan norma tertulis yang dituangkan dalam bentuk undang-undang, pelanggarnya akan diancam hukuman oleh negara. Apabila norma yang dilanggar juga merupakan kaidah agama, para pelaku akan terkena sanksi sesuai dengan agama masing-masing, baik sanksi di dunia maupun di akhirat kelak.
2.   Perilaku Berisiko
APAKAH PERILAKU ITU ?
Perilaku ialah keseluruhan tindakan manusia yang didasari atas pengetahuan (atau ketidaktahuan), sikap, dan tindakan.Perilaku yang dikategorikan BERISIKO, apabila perilaku itu bisa berpeluang mendatangkan kerugian. Kalau tidak menimbulkan kerugian saat ini, paling tidak perilaku itu bisa mendatangkan musibah pada masa mendatang. Ini dapat menimbulkan kerugian terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Kerugian ini bisa berupa material, fisik, harga diri, rasa malu, kehilangan kesempatan, kehilangan masa depan, dan seterusnya.Contoh perilaku berisiko adalah perilaku seksual memiliki peluang yang sangat tinggi dan bisa menimbulkan berbagai kerugian kedua belah pihak yang melakukannya. Perilaku tidak aman itu antara lain seks sebelum nikah, gonta-ganti pasangan, sanggama dubur atau mulut, dan berbagai hubungan seksual tidak normal lainnya. Dalam hal ini, masturbasi sebagai jalan keluar sementara bisa saja dikatakan tidak berisiko atau risikonya belum jelas. Namun, jika dilakukan terlalu sering, perilaku ini bisa menimbulkan risiko ketergantungan. Dalam bersanggama, penggunaan kondom yang baik akan mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Namun, jika dilakukan bukan dengan pasangan yang sah, norma dan agama tetap menanggapnya sebagai perbuatan yang salah.

      3.   Gender
Sex dan Gender
APAKAH SEKS ITU?
Seks atau jenis kelamin merupakan karakteristik biologis-anatomis (khususnya sistem reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seorang laki-laki atau perempuan.
Laki-laki : memiliki penis, testis, dan memproduksi sperma.
Perempuan : punya vagina, rahim, melahirkan, dan menyusui.
Alat-alat tersebut berlaku untuk jangka waktu selamanya, di mana saja, dan secara fungsi tidak dapat dipertukarkan.APAKAH GENDER ITU?
Secara mendasar, konsep gender berbeda dengan seks. Gender merupakan sifat yang melekat pada kaum laki-laki atau perempuan yang dikonstruksikan secara sosial ataupun kultural ( budaya ). Ada pula yang mengartikannya sebagai pembagian peran dan tanggung jawab baik laki-laki maupun perempuaan yang ditetapkan masyarakat ataupun budaya.
Karakteristik yang berlawanan antara laki-laki dan perempuan: 

Laki-lakiPerempuan
MaskulinFeminin
RasionalEmosional
TegasFleksibel
AgresifPasif
ObjektifSubjektif
KasarLembut

Padahal, sebenarnya, karakteristik tersebut bisa berubah dan dapat dipertukarkan. Artinya, perempuan bisa memiliki sifat maskulin dan tegas. Sebaliknya, laki-laki juga ada yang bersifat feminin dan lembut.
Perbedaan yang mendasar antara seks dan gender:

Seks

  • Tidak bisa berubah
  • Tidak bisa dipertukarkan
  • Berlaku sepanjang masa
  • Berlaku di mana saja
  • Berlaku bagi siapa saja
  • Ditentukan oleh Tuhan atau kodrati

Gender

  • Bisa berubah
  • Bisa dipertukarkan
  • Bergantung masa
  • Bergantung budaya masing-masing
  • Berbeda antara satu golongan dan yang lain
  • Dibentuk dan dibuat oleh masyarakat

KETIDAKADILAN GENDER
APAKAH KETIDAKADILAN GENDER ITU ?
Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender.
Bentuk Ketidakadilan Gender :
·         Marginalisasi : peminggiran/pemiskinan ekonomi·         Subordinasi : anggapan/perlakuan bahwa perempuan tidak      penting (nomor dua)·         Stereotipe : pelabelan/stigma·         Violence : kekerasan·         Diskriminasi : pembedaan·         Multi-Berden : beban kerja lebih panjang dan banyak
Bentuk-bentuk ketidakadilan gender tersebut tak bisa dipisahkan karena satu sama lain saling berkaitan dan mempengaruhi.
KEBUTUHAN PRAKTIS dan KEBUTUHAN STRATEGIS GENDERKUNCI MATERI
APAKAH KEBUTUHAN PRAKTIS GENDER ITU ?
Kebutuhan praktis gender adalah kebutuhan yang berhubungan untuk memenuhi kebutuhan praktis supaya seseorang bisa menjalankan fungsi sesuai dengan tugas dan peran gender masing-masing.
APAKAH KEBUTUHAN STRATEGIS GENDER ITU ?
Kebutuhan strategis gender adalah kebutuhan yang muncul dari posisi subordinat perempuan yang tidak menguntungkan dalam masyarakat. Kebutuhan strategis ini berkaitan dengan peningkatan posisi perempuan yang memerlukan waktu lama untuk mewujudkannya.
Perbedaan kebutuhan praktis dan strategis gender dapat diringkas sebagai berikut.KEBUTUHAN PRAKTIS
Fokus pada Perempuan

  •      Memenuhi kebutuhan dasar pada saat ini (jangka pendek).
  •       Ditujukan untuk meningkatkan kondisi perempuan.
  •       Ditujukan pada kondisi perempuan di kelompok tertentu.

KEBUTUHAN STRATEGIS

  •      Fokus pada relasi gender, misalnya
  •          hubungan perempuan dengan laki-laki.
  •          Untuk meningkatkan posisi perempuan (jangka panjang)
  •          Ditujukan pada posisi perempuan dalam kategori relatif terhadap laki-laki

1.   Kesehatan ReproduksiALAT DAN FUNGSI REPRODUKSIAPAKAH FUNGSI REPRODUKSI?
Reproduksi merupakan kemampuan seseorang dalam memiliki keturunan sebagai bagian dari upaya pelestarian kehidupan manusia dan sekaligus untuk menjalankan perintah dari Allah SAW. Untuk tujuan mulia itulah manusia diberi alat-alat reproduksi.BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?
Gambar-1: Penampang melintang alat reproduksi priaskrotum (kantong buah pelir). Sementara itu, alat reproduksi bagian dalam terdiri atas (3) sepasang buah pelir (testis), (4) saluran reproduksi (vas deferens), (5) kelenjar kelamin, dan (6) saluran kemih penis (uretra penis). Uretra penis merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan dari saluran reproduksi (vas deferens), (7) kandung kemih (vesikaurinaria), dan kandung mani (vesika seminalis). Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah kelenjar postrat. Buah pelir (biji kemaluan) ini berfungsi menghasilkan sel kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin itulah yang dinamakan air mani, yang disimpan dalam kantong mani dan dipancarkan keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).
BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?
Gambar-2 : Penampang melintang alat reproduksi wanitaAlat dan fungsi reproduksi wanita juga terdiri atas bagian dalam dan luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas (1) celah luar (vulva), (2) sepasang bibir besar (labium mayora), dan (3) bibir kecil (labium minora) yang terdapat di sebelah kanan kiri vulva. Di sebelah dalam vulva terdapat (4) kelentit (clitoris), semacam penis pada pria yang tumbuh mengecil tapi sangat peka karena penuh urat saraf. Di vulva ini bermuara dua saluran, yaitu (5) saluran kemih dan (6) liang sanggama (vagina). Di dalam vagina(tepatnya di mulut vagina) terdapat (7) selaput dara (hymen).Sementara itu, alat reproduksi bagian dalam terdiri atas (8) sepasang indung telur (ovarium), (9) sepasang saluran reproduksi (tuba fallopi), dan (10) rahim (uterus). Di dalam ovarium terdapat gelembung folikel penghasil sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum akan masak dan diovulasikan ke luar menuju tuba fallopi. Buah dada juga disebut alat reproduksi karena disiapkan untuk menyusui bayi yang dilahirkan. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan daerah-daerah sekitarnya sangat sensitif serta mudah terangsang. Ada yang menyebut bagian-bagian ini sebagai daerah erotis.
BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?

Remaja putri yang telah menstruasi berarti sudah mampu bereproduksi. Pada saat sanggama, laki-laki memasukkan sperma ke saluran reproduksi wanita melalui rahim terus ke tuba fallopi. Jika dalam tuba fallopi ada ovum, sebuah spermatozoa akan bergabung dengan ovum tersebut dan terjadilah pembuahan membentuk zigot satu sel. Zigot akan berjalan ke arah rahim sambil membelah terus-menerus. Setiba di rahim kurang lebih satu minggu, ovum akan membenamkan diri ke bawah permukaan rahim bagian atas. Selanjutnya, pembelahan diri dan pertumbuhan ovum berkelanjutan dengan terbentuknya embrio (bakal fetus/janin) yang akhirnya tumbuh menjadi fetus (janin) lengkap. Janin ini dihubungkan dengan saluran plasenta di rahim dinding atas. Janin itu akan terus tumbuh dan berkembang. Menginjak usia kandungan sekitar 9 bulan 10 hari, bayi siap lahir.  
BAGAIMANAKAH PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT ?

Dari sisi agama, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah agama, yakni tak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau keinginan melakukan sanggama.

Dari sudut kehidupan remaja, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan kerugian saat ini dan masa depan remaja, termasuk hamil di luar nikah dan tertular penyakit. Untuk itu, pacaran paling buruk pun masih bisa ditoleransi asalkan tidak melakukan sanggama.

Dan pacaran yang aman dan sehat terakhir adalah jika ngobrol harus berjarak 5 meter (teriak – teriak donk jadinya. Hehehe) dan jika boncengan naik sepeda motor diusahakan jaraknya 4 meter, jadi boncengannya naik pick-up atau andong dehh. Hehe …


INGAT !!!PACAR YANG BAIK ADALAH PACAR YANG BISA MENJAGA PACARNYA MASING – MASING, BUKAN MERUSAK. DAN JANGANLAH MENJADI BINATANG YANG HANYA MEMENTINGKAN NAFSUNYA SENDIRI TANPA MEMIKIRKAN NASIB BINATANG LAIN YANG IA JADIKAN KORBAN.

PAKAH SANGGAMA ITU?
Sanggama adalah hubungan seksual atau kadang hanya disebut seks. Ada juga yang menyebut penetrasi atau penembusan. Sanggama merupakan kegiatan terpuji yang hanya boleh dilakukan sepasang suami istri yang sah yang saling mencintai untuk melanjutkan keturunan. Ingat termasuk kegiatan terpuji jika dilakukan sepasang suami istri yang sah.Senggama dilakukan dengan memasukkan penis ke dalam vagina wanita. Proses penetrasi (penembusan) ini menjadi mudah dan dinikmati kedua pihak apabila sebelumnya para pelaku saling merangsang daerah erotis (alat reproduksi dan sekitarnya, buah dada wanita dan bagian badan lain). Tindakan ini akan membuat penis menjadi sangat tegang dan mengeluarkan cairan, sedangkan vagina menjadi membuka dan basah. Seperti dijelaskan sebelumnya, sanggama menjadi jauh lebih nikmat bila didasari atas rasa cinta di antara keduanya. #kalo yang ini saya belum tahu pasti, sebab saya masih kelas XI di MAN GENTENG. Saya bisa menulis ini karna saya pernah membaca salah satu buku.
Ketika pertama kali melakukan sanggama, wanita akan mengalami rasa sakit. Ini karena selaput dara yang ada di mulut vagina robek saat penis dimasukkan.Perlu untuk diketahui, selain sanggama normal, yakni masuknya penis ke dalam vagina, ada pula sanggama tidak normal. Ini termasuk sanggama oral (penis dimasukkan ke dalam mulut) dan sanggama anal (penis dimasukkan ke dalam dubur). Kedua cara sanggama ini selain menyalahi fitrah manusia juga sangat berbahaya karena lebih mudah menularkan berbagai penyakit, khususnya penyakit menular seksual (PMS).
BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN?
Penggunaan kondom harus dipandang secara arif. Kondom hanyalah suatu alat untuk tujuan tertentu. Salah satu fungsinya adalah mencegah bersatunya sperma dengan sel telur saat persanggamaan untuk kepentingan pengaturan kehamilan bagi kesejahteraan keluarga. Jika salah satu sedang menderita sakit, misalnya penyakit hubungan seksual, hepatitis, atau AIDS, penggunaan kondom diantara suami istri sangat dianjurkan agar penyakit yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.
INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)
JENIS-JENIS INFAKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) YANG UMUM TERJADI DI INDONESIA :
   1.      GO (GONOROE) ATAU KENCING NANAHPenyakit ini disebabkan oleh kuman gonokokus. Masa tunasnya sekitar 1-5 hari.Tanda/Gejala:- Mulai rasa gatal pada penis- Keluar nanah dan akhirnya penis menjadi luka- Pada wanita sering tanpa gejala. Jika sudah gawat, akan terjadi radang kelenjar di labia mayor.- Apablia tertular pada bayi, penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan.Pengobatan:Dengan menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penyakit ini bisa sembuh total.
   2.      SIFILIS (RAJA SINGA)
Penyebabnya adalah Treponema pallidum. Penyakit ini masa tunasnya sekitar 2-4 minggu.
Tanda/Gejala:
– Tahap 1: luka di kemaluan tapi hilang dalam beberapa hari- Tahap 2: demam dan sakit kelenjar- Tahap 3: (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, serta kerusakan saraf dan otot (jalannya seperti ayam jantan)
Pengobatan:Jika pengobatan dilakukan sedini mungkin menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penderita dapat sembuh total. Namun apabila terlambat, penyakit ini tidak bisa diobati.
   3.      AIDS
Materi HIV / AIDS akan saya jelaskan lebih lengkap disini
   4.       INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) LAIN
Penyakit IMS lain umumnya tidak berbahaya.
   5.      ULKUS MOLLE
Penyakit ini disebabkan kuman hemofilus. Gejalanya biasanya terjadi banyak benjolan merah dan sakit di sekitar kemaluan.
   6.       LIMFOGRANULOMA VENEREUM
Penyebabnya adalah virus. Gejalanya berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, dan mudah menyebar ke mana-mana.   7.       HERPES GENITALIS
Penyakit ini disebabkan virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan. Virus ini mudah ditulari penyakit lain yang bisa membahayakan.
   8.       KONDILOMA AKUMINATA
Penyebabnya adalah virus. Penyakit ini menimbulkan banyak kutil di sekitar kemaluan.
   9.       KANDIDIASIS GENETALISPenyebabnya adalah jamur Candida albicans pada alat kelamin.
   10.   TRIKOMONIASIS
Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini menyerang saluran kemih.

Cara mencegah IMS :

  •   Hindari sex bebas
  • Berlaku setia pada pasangan ( bagi yang sudah menikah)
  •  Gunakan kondom untuk membantu mencegah penularan PHS

KELUARGA BERENCANA (KB)
KELUARGA BERENCANA (KB) ?
KB adalah ikhtiar manusia untuk mengatur keluarga agar bahagia dan sejahtera, baik di dunia maupun di akhirat kelak sesuai dengan tugas dan kewajiban manusia menurut agama masing-masing.Semua usaha menuju tercapainya keluarga bahagia sejahtera sesungguhnya masuk dalam program KB. KB bermakna, semakin dini KB, itu akan makin baik. Dengan kata lain, semakin awal KB dilaksanakan, manfaat yang dirasakan semakin nyata.Pengaturan KB dititikberatkan dengan cara menentukan kapan suatu keluarga siap mempunyai anak pertama. Artinya kapan seorang ibu siap untuk hamil. Seorang wanita akan siap hamil hanya jika ia sudah dewasa.
Kaidah KB :
Dalam arti biologis: alat-alat tubuhnya sudah cukup matang untuk hamil, melahirkan, dan menyusui si buah hati.
Dalam arti ekonomi: keluarga cukup punya persiapan dari segi finansial untuk merawat ibu hamil dan bayinya kelak.
Dalam arti psikologis: kejiwaan wanita siap menjadi ibu dan kejiwaan laki-laki untuk menjadi ayah.
Yang terpenting, dalam arti sosial-moral: sesudah pernikahan. Kesiapan tersebut ini terjadi pada umur 20 tahun ke atas. Pada masa itulah pasangan bisa dikatakan “matang” untuk melangsungkan pernikahan.Selanjutnya adalah jarak kelahiran antara anak pertama dan kedua. Ini tentu saja harus memperhatikan kesanggupan ibu untuk hamil dan melahirkan lagi sesudah pulih dari kehamilan yang pertama. Juga, kesanggupan keluarga memelihara dua anak sekaligus. Disarankan jarak anak pertama dengan kedua sekitar tiga tahun atau lebih.Disarankan kehamilan terakhir terjadi sebelum seorang wanita berusia 35 tahun. Ini dilakukan agar fungsi reproduksi dapat bekerja lebih aman karena pada saat usia 35 tahun keatas, karena fungsi alat reproduksi akan mulai menurun pada usia itu.
Teknik KB dikelompokkan sebagai berikut :
a. Pencegahan bersatunya sperma dengan telur- Berpuasa (abstinence)- Penggunaan kondom- Pengeluaran sperma di luar vagina
b. Pencegahan pembuahan saat sperma dan telur bersatu- Penggunaan alat KB dalam rahim (AKDR atau IUD: Tunjukkan!c. Pencegahan pematangan telur pada wanita- KB hormonal: pil KB- Suntik KB- Susuk KB.d. Penutupan saluran pengeluaran sperma/telur (sterilisasi)
– Pada pria: dengan vasektomi; dilakukan dengan cara menutup saluran reproduksi (vas deferens)
– Pada wanita: dengan tubektomi; dengan menutup saluran reproduks (tuba falopii).
APA REMAJA (PRA NIKAH) BOLEH BER-KB ?Semua orang, termasuk remaja (pra-nikah), harus memahami KB secara mendalam dan menyeluruh supaya mereka setiap saat siap menghadapi berbagai kemungkinan yang ada.Dengan pentingnya KB sebagai pengatur keluarga, semua orang–baik yang masih anak-anak maupun dewasa–sebaiknya mengetahui program tersebut supaya mereka melakukan KB ketika sudah menikah. Para remaja juga bisa melakukan KB. Namun, yang dipilih adalah teknik tanpa penetrasi seks yang disebut abstinence atau puasa.
1. MASALAH KESEHATAN LAINHEPATITIS-BHepatitis-B merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh sejenis virus yang memiliki karakter mirip dengan HIV penyebab AIDS. Penyakit ini juga sebagai peradangan hati yang berbahaya dan dapat berkembang menjadi penyakit kronis serta menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker hati dan sirosis (matinya sel-sel hati).Penyakit ini awalnya hanya menunjukkan gejala ringan serupa flu: tubuh lemas, cepat lelah, demam, sampai pada gejala berat seperti muntah-muntah, demam sangat tinggi, dan kemudian warna kulit menjadi kekuning-kuningan.Pada keadaan berat terdapat gejala-gejala menurunnya fungsi hati, yang bisa berakhir dengan kanker. Atau jika “sembuh”, sel-sel hati mati dan menjadi sirosis. Apabila meluas, penyakit ini bisa menyebabkan gangguan penurunan fungsi hati seperti edema dan perdarahan lambung.Selain hepatitis-B, berkembang pula jenis baru hepatitis-C dan hepatitis-D yang memiliki tingkat kegawatan lebih tinggi daripada hepatitis-B.Penularan virus hepatitis-B terjadi sama persis dengan penularan HIV, yakni berupa penularan langsung melalui darah atau produk-produk darah yang meliputi:

  •    Sanggama
  •    Transfusi darah menggunakan alat yang kurang bersih
  •    Dari ibu hamil kejaninnya
  •      Kegemaran masyarakat indonesia menggunakan jarum suntik, padahal kita belum tahu pasti jarum suntik tersenut sudah aman atau belum untuk digunakan 

CARA MENCEGAH DAN MENGOBATI HEPATITIS-B 
Hepatitis-B dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan cara ini, tubuh akan menghasilkan zat anti terhadap hepatitis-B yang disebut Anti-HBs. Tidak semua orang perlu divaksinasi. Seseorang yang sudah telanjur terkena virus hepatitis-B atau yang secara alamiah telah memiliki Anti-HBs tidak perlu mendapat vaksinasi.Selain itu, pencegahan yang sama juga harus dilakukan sebagaimana halnya dengan AIDS. Pola ABC (Abstinence bagi yang belum menikah, Be faithful, dan Condom dalam keadaan darurat) juga bisa diterapkan dalam mencegah penyebaran penyakit hepatitis-B.Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk melumpuhkan virus hepatitis-B pada stadium awal. Obat ini hanya bisa didapat dengan resep dokter.Jika sudah stadium lanjut, yang lebih penting adalah memelihara sel-sel hati yang masih baik agar dapat berfungsi normal. Makanan sehat juga membantu usaha tersebut.
Tuberculosis (TBC)TBC merupakan penyakit menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan lewat dahak yang menyebar ke udaraTBC dapat menyerang setiap orang. Namun, penyakit ini paling sering menghinggapi orang yang berusia 15-35 tahun–khususnya yang bertubuh lemah, kurang gizi, atau tinggal dengan penderita TBC. TBC paling banyak menyerang paru-paru (saluran pernapasan). Namun, TBC juga bisa menjangkiti alat tubuh yang lain. Pada anak, TBC dapat menyebabkan peradangan selaput otak dan gangguan kulit.Seseorang pengidap TBC menunjukkan tanda dan gejala sebagai berikut :
–          Batuk lebih dari empat minggu, meski sudah minum obat biasa-          Batuk menahun dan berlendir (pada stadium lanjut berdarah)-          Panas ringan pada sore hari dan malamnya berkeringat-          Terasa nyeri pada dada dan punggung atas-          Menjadi kurus-          Kulit pucat-          Suara menjadi parau/serak-          Dalam stadium lanjut, berbagai infeksi dapat disebabkan oleh kuman TBC–termasuk infeksi kulit, selaput paru, otak, jantung, dan berbagai organ tubuh penting lain.
Cara pencegahan :·         Vaksinasi Bacilus Calmette Guirin (BCG) bagi bayi sedini • mungkin·         Makan makanan yang banyak mengandung protein dan vitamin·         Makan dan istirahat yang teratur·         Menjaga kebersihan lingkungan·         Memeriksakan kesehatan secara teratur·         Menghindari berdekatan napas dengan penderita TBC

Cara pengobatan :
Sebenarnya, berbagai obat sudah ditemukan sebagai pembasmi TBC yang manjur–termasuk INH,streptomisinetambutol, PAS, dan ripamfisin. Masalahnya, obat-obat tersebut harus diminum dalam jangka panjang secara terus-menerus tanpa berhenti. Ini yang biasanya tak dilakukan penderita dengan baik. Dengan demikian, penyakit yang diderita tidak bisa sembuh secara total. Makanan yang baik dan sehat serta istirahat yang cukup juga membantu penyembuhan penyakit ini.
  6. PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA (PRS)
Keluarga
RASA CINTA KELUARGA SANGAT DIPERLUKAN REMAJAkeberhasilan remaja dalam belajar dan mempersiapkan masa depan sangat bergantung pada keterdekatan remaja tersebut dengan keluarga. Rasa cinta kepada keluarga (bagaimanapun keadaan keluarga kita masing-masing) menjadi perekat bagi tumbuhnya rasa tanggung jawab, kematangan, dan kedewasaan seseorang.Keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar untuk hidup. Keluargalah yang paling mempengaruhi akan jadi apa anak tersebut.
TEMAN SEBAYA
TemanTeman sejati ialah orang yang hadir di hadapan kita dan siap menolong kita pada saat kita memerlukannya (”a friend indeed is a friend in need). Orang yang tanpa diminta siap menolong kita. Dalam bahasa sajak: “Yang siap menyediakan bahu tempat kita menangis (”shoulder to cry on”).
Teman sebayaTeman sebaya adalah teman yang amat akrab dengan kita karena jenis kelamin yang sama, usia berdekatan, rumah bersebelahan, bersekolah di tempat yang sama, seminat, dan seterusnya. Dengan demikian, di antara teman sebaya hampir tidak ada rahasia lagi. Teman sebaya menjadi teman senasib sepenanggungan. Karena keterdekatannya, teman sebaya bisa saling mempengaruhi sesuatu menuju kebaikan.
Menjadi teman sebaya :
–          Mencari dan mendapatkan teman sebaya yang bisa saling mengajak pada kebaikan dan bukannya mengajak pada hal-hal yang kurang baik-          Menjadi contoh bagi teman sebaya lain, baik dalam sikap maupun kepribadian-          Menempatkan diri sebagai teman sebaya teman-teman di lingkungan sekolah atau lingkungan bermain, yang dipercaya akan dapat membantu memecahkan segala macam persoalan tanpa diminta. Juga, dalam keluarga masing-masing.
PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA (PRS)
PRS adalah penjabaran dari kesetiakawanan dan perasaan senasib sepenanggungan. Ini merupakan bukti bahwa seorang teman adalah sahabat sejati.Para PRS yang sudah dilatih didorong untuk terpanggil menyebarluaskan pengetahuan kepada teman-teman sebaya, di sekolah dan di kelompok bermain, sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi oleh teman-teman sebayanya. Tentu saja, para pendidik sendiri diharapkan menjadi panutan bagi teman-teman sebayanya dalam berperilaku. Sikap menjaga rahasia teman juga merupakan prasyarat yang utama.
Tahapan PRS :
Tahap PenerimaanPada tahap ini yang penting adalah mendengarkan keluhan atau masalah yang dialami teman. Tunjukkan rasa tertarik Anda. Bantu ia mengungkapkan keseluruhan masalah yang dideritanya
Tahap Pemasukan IdeDi tahap ini, pelan-pelan masukkan ide Anda ke dalam benak dan hati teman Anda. Usahakan untuk tidak tergesa-gesa dan jangan memasukkan banyak ide secara sekaligus. Sebaiknya, berikan sedikit demi sedikit. Secara berulang-ulang dan berurutan.
Tahap PemeliharaanIde yang sudah dimasukkan harus dipelihara. Ini karena pembentukan atau perubahan perilaku memerlukan waktu yang lama. Untuk keperluan pemeliharaan ini, dibutuhkan upaya terus-menerus dan berulang-ulang guna mengajak teman menuju ke arah dan cita-cita yang telah disepakati bersama.

sumber;http://biakmane.blogspot.com/2014/11/kesja-kesehatan-remaja.html

Categories
Uncategorized

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN YANG TENGGELAM

Begini Prosedur Pertolongan Pertama Menolong Orang yang Tenggelam

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Bagaimana Menolong Korrban Tenggelam. Happy Reading 🙂

Berikut langkah untuk menolong orang tenggelam yang perlu diketahui oleh semua orang seperti dilansir Webmd.

Suara.com – Tak ada yang bisa menebak kapan kecelakaan bisa terjadi, nahas bagi Achmad Daniyal Alfatih, cucu Wiranto yang meninggal dalam usia 15 bulan akibat tenggelam di kolam ikan rumahnya. Tenggelam memang bisa dialami siapa saja. Anda juga tak bisa mengira ketika sedang berlibur dipantai atau kolam renang, tiba-tiba seseorang berteriak minta tolong, dan Anda ingin menolong orang tenggelam.

Entah karena tak bisa berenang, atau memang kaki korban keram dan tak bisa mengayuhkan kakinya. Saat tenggelam, air memasuki tenggorokan yang menyebabkan kejang otot saluran pernapasan sehingga jalan pernapasan tertutup, batuk-batuk, merasa tercekik sehingga korban tidak sadarkan diri, dan menyebabkan kematian.

Lalu bagaimana cara kita menolong? Berikut langkah untuk menolong orang tenggelam yang perlu diketahui oleh semua orang seperti dilansir Webmd yang mengutip dari Subbarao, I. AMA Handbook of First Aid and Emergency Care, Random House Reference, 2009.

Mendapatkan bantuan

Penting bagi Anda untuk mendapatkan bantuan, beritahu penjaga pantai, atau seseorang yang lebih berpengalaman. JIka tak ada yang pernah menolong orang tenggelam, orang lain bisa membantu Anda seperti untuk menghubungi Ambulan, atau petugas medis terdekat.

Jika benar-benar sendirian, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Pindahkan korban, bawa orang keluar dari air. Jika Anda tak bisa meraih korban, penting gunakan tali atau alat pengaman untuk menolong.

Periksa Pernafasan

Letakkan telinga Anda di dekat mulut dan hidung seseorang. Apakah kamu merasakan udara di pipimu? Lihatlah untuk melihat apakah dada seseorang bergerak.

Jika orang tidak bernafas, periksa denyut jantung

Periksa denyut nadi seseorang selama 10 detik.

Jika tak ada denyut, mulai CPR

Resusitasi jantung paru-paru atau CPR (Cardiopulmonary resuscitation) adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu. CPR bertujuan untuk membuka kembali jalan napas yang menyempit atau tertutup sama sekali.

Perlahan angkat leher korban, karena ada kemungkinan cedera di leher korban. Penting Anda perhatikan waktu kritis bagi korban tenggelam cukup singkat yakni hanya 5 menit saja.

Teknik ini memang harus dilakukan oleh orang terlatih, walau bukan petugas medis namun orang awam yang tersertifikasi teknik CPR juga bisa, karena jika asal. berisiko mematahkan tulang iga atau rusuk korban.

Pencet hidung korban sampai tertutup. Anda Ambil nafas normal, tutup mulut korban dengan mulut Anda untuk menciptakan segel yang kedap udara, dan kemudian tiupkan 2 detik napas bantuan.

Usai tiupkan 2 napas, ikuti dengan 30 kali menekan dada. Saat Anda melihat dada naik, ulangi prosedur tersebut. Ingat 30 kompresi dan 2 napas sampai korban bisa mulai bernapas atau bantuan darurat tiba.

Untuk orang dewasa atau anak, letakkan satu tangan Anda di dada, dan taruh tangan Anda satunya diatas tangan Anda tadi (menumpuk tangan Anda). pas pada garis puting.

Untuk orang dewasa atau anak, tekan dada kebawah minimal sampai 5 cm. Jadi jangan terlalu bersemangat dan keras. Pastikan untuk tidak menekan tulang rusuk. Untuk bayi, tekan sekitar 2 cm. Pastikan untuk tidak menekan ujung tulang dada.

sumber;https://www.suara.com/health/2018/11/17/083228/begini-prosedur-pertolongan-pertama-menolong-orang-yang-tenggelam

Categories
Uncategorized

Kesiapsiagaan PMI dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona di Indonesia

Sekjen PMI Sudirman Said saat melakukan konferensi jarak jauh antar pimpinan federadi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se Asia Pasifik di Kantor Pusat PMI, Jakarta, Jumat (31/1/2020)

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Bagaimana Cara Mencegah Terjangkitnya virus Corona. Happy Reading 🙂

Liputan6.com, Jakarta Terus menyebarnya virus corona di berbagai negara, Palang Merah Indonesia (PMI) turut serta dalam kesiapsiagaannya dalam mencegah masuknya virus baru ini ke Indonesia.

PMI telah mendapat arahan langsung dari Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies/IFRC) agar menyiapkan diri dan melakukan upaya untuk memperkuat kordinasi dengan gerakan palang merah internasional.

BACA JUGA

“Kami berkoordinasi dan menjalin kerjasama dengan pemerintah dan semua pihak, baik di dalam maupun di luar negeri untuk membantu pencegahan penyebarluasan virus Corona di Indonesia,” kata Sekjen PMI Sudirman Said, Jumat (31/1/2020) siang usai melakukan konferensi jarak jauh (conference call) dengan pimpinan federasi palang merah dan bulan sabit merah se-Asia Pasifik di Kantor Pusat PMI, Jakarta.

Pada kesempatan konferensi tersebut federasi palang merah internasional menyampaikan perkembangan penyebaran virus Corona di berbagai negara, serta memberikan arahan umum agar federasi palang merah di masing-masing negara menyiapkan diri untuk membantu pemerintah melakukan pencegahan penyebaran virus.

Sudirman Said turut mengatakan, “Beberapa langkah yang akan dikerjakan adalah melatih staf PMI, memberdayakan relawan, dan mengerahkan seluruh sumber daya PMI di seluruh tanah air. PMI juga akan berkoordinasi dengan pemerintah, baik di pusat maupun daerah untuk menangani persoalan virus corona ini.”.

Tak lupa juga PMI menyiapkan ambulan-ambulan dan peralatan yang dimiliki PMI untuk memaksimalkan upaya membantu pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.2 dari 3 halaman


Upaya IFRC terkait virus corona

Infografis Wabah Virus Corona Darurat Kesehatan Global. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Wabah Virus Corona Darurat Kesehatan Global. (Liputan6.com/Triyasni)

Dalam siaran pers di laman resmi IFRC (31/1/2020), Direktur Kesehatan dan Perawatan IFRC, Dr Emanuele Capobianco mengatakan bahwa penyebaran virus corona merupakan bentuk nyata dan tidak bisa diremehkan. IFRC juga bekerjasama dengan Palang Merah Masyarakat Bulan Sabit Merah di seluruh dunia untuk mempersiapkan dan merespons secara global ketika wabah ini berkembang. 

“Perhimpunan Nasional secara global adalah mitra tepercaya dengan pengalaman panjang dalam mempersiapkan dan merespons penyakit. Dengan 13 juta sukarelawan, kami dapat memainkan peran penting dalam upaya respons nasional dan internasional terhadap virus corona baru ini,” kata Dr Emanuele.

Direktur Regional IFRC untuk Asia Pasifik, Xavier Castellanos turut mengatakan ketika situasi berkembang, prioritas utama adalah memobilisasi sukarelawan Perhimpunan Nasional untuk melibatkan masyarakat dalam tindakan-tindakan untuk mencegah penularan virus.

“Jika diperlukan, sukarelawan Palang Merah juga akan memberikan dukungan psikososial kepada masyarakat yang terkena dampak dengan perhatian khusus pada kelompok yang lebih tua dan terpinggirkan, keluarga dan tenaga kesehatan,” kata Direktur Regional IFRC untuk Asia Pasifik.

sumber; https://www.liputan6.com/health/read/4168800/kesiapsiagaan-pmi-dalam-upaya-pencegahan-masuknya-virus-corona-di-indonesia

Categories
Uncategorized

PENANGANAN LUKA BAKAR RINGAN

Penanganan Pertama pada Luka Bakar

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang PENAGANAN LUKA BAKAR RINGAN . Happy Reading 🙂

Penanganan Pertama pada Luka Bakar

Tutup luka bakar dengan penutup luka steril dan pembalut longgar.

Luka bakar adalah sejenis cedera pada daging atau kulit yang disebabkan oleh panas, listrik, zat kimia, gesekan, atau radiasi. Luka bakar yang hanya mempengaruhi kulit bagian luar dikenal sebagai luka bakar superfisial atau derajat I. Bila cedera menembus beberapa lapisan di bawahnya, hal ini disebut luka bakar sebagian lapisan kulit atau derajat II. Pada Luka bakar yang mengenai seluruh lapisan kulit atau derajat III, cedera meluas ke seluruh lapisan kulit. Sedangkan luka bakar derajat IV melibatkan cedera ke jaringan yang lebih dalam, seperti otot atau tulang.

Perawatan yang diperlukan bergantung pada tingkat keparahan luka bakar. Berikut ini kami akan berbagi bagaimana melakukan pertolongan pertama pada luka bakar:

1. Hentikan proses luka bakarnya. Alirkan air ± 20 menit;

2. Lepaskan pakaian dan perhiasan Jika pakaian melekat gunting disekitarnya;

3. Tutup luka bakar dengan penutup luka steril dan pembalut longgar

Tentang

ICRC mulai bekerja di Indonesia sejak tahun 1942 ketika Jepang menduduki Indonesia. Usai kemerdekaan, ICRC terus hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk obat-obatan melalui PMI. Keberadaan ICRC dipermanenkan oleh Pemerintah Indonesia tahun 1979. Kegiatan ICRC dititikberatkan pada promosi Hukum Humaniter Internasional (HHI) dan pengembangan kapasitas PMI di Indonesia dan CVTL di Timor Leste.

Categories
Uncategorized

CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR

7 Langkah Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar Bagai mana CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR. Menyikapi Penularan Virus Corona yang Semakin Menyebar di indonesia. Happy Reading 🙂

Cuci tangan 7 langkah merupakan cara membersihkan tangan sesuai prosedur yang benar untuk membunuh kuman penyebab penyakit. Dengan mencuci tangan anda pakai sabun baik sebelum makan atau pun sebelum memulai pekerjaan, akan menjaga kesehatan tubuh anda dan mencegah penyebaran penyakit melalui kuman yang menempel di tangan. Bagaimana langkah cuci tangan yang benar?

1. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut



2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian



3. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih



4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan



5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian



6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan



7. Bersihkan kedua pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar, kemudian diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu.



Penggunaan sabun khusus cuci tangan baik berbentuk batang maupun cair sangat disarankan untuk kebersihan tangan yang maksimal. Pentingnya mencuci tangan secara baik dan benar memakai sabun adalah agar kebersihan terjaga secara keseluruhan serta mencegah kuman dan bakteri berpindah dari tangan ke tubuh anda.

Categories
Uncategorized

PERTOLONGAN PERTAMA

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Materi Pertolongan Pertama. Happy Reading 🙂

Pertolongan Pertama

post.library.alt

Pengertian Pertolongan Pertama

adalah Pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cedera / kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar.

Pelaku Pertolongan Pertama

adalah penolong yang pertama kali tiba di tempat kejadian, yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar.

Tujuan Pertolongan Pertama :

    a. Menyelamatkan jiwa penderita.

    b. Mencegah cacat.

    c. Memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan.

Kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama :

    a. Menjaga keselamatan diri, anggota tim, penderita dan orang sekitarnya. Karena keselamatan diri dan tim harus menjadi prioritas.

    b. Dapat menjangkau penderita. Dalam kasus kecelakaan atau musibah kemungkinan pelaku harus memindahkan penderita lain untuk dapat menjangkau penderita ynag lebih parah.

    c. Dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawa.

    d. Meminta bantuan / rujukan. Pelaku pertolongan pertama harus bertanggung jawab sampai bantuan rujukan mengambil alih penanganan penderita.

    e. Memberikan pertolongan dengan cepat dan tepat berdasarkan keadaan korban.

    f. Membantu pelaku pertolongan pertama lainnya.

    g. Ikut menjaga kerahasiaan medis penderita.

    h. Melakukan komunikasi dengan petugas lain yang terlibat.

    i. Mempersiapkan penderita untuk ditransportasi.

Alat Pelindung Diri (APD)

Sebagai pelaku pertolongan pertama seseorang akan dengan mudah terpapar dengan jasad renik maupun cairan tubuh seseorang yang memungkinkan penolong dapat tertular oleh penyakit. Prinsip utama dalam menghadapi darah dan cairan tubuh dari penderita adalah darah dan semua cairan tubuh sebagai media penularan penyakit.

Beberapa penyakit yang dapat menular di antaranya adalah Hepatitis, TBC, HIV/AIDS. Disamping itu, APD juga berfungsi untuk mencegah penolong mengalami luka dalam melakukan tugasnya.

Beberapa APD antara lain :

    1. Sarung tangan lateks.

Jangan menggunakan sarung tangan kain saja karena cairan dapat merembes. Bila akan melakukan tindakan lainnya yang memerlukan sarung tangan kerja, maka sebaiknya sarung tangan lateks dipakai terlebih dahulu.

    2. Kacamata pelindung.

Berguna untuk melindungi mata dari percikan darah, maupun mencegah terjadinya cedera akibat benturan atau kelilipan pada mata saat melakukan pertolongan.

    3. Baju pelindung.

Penggunanya kurang popular di Indonesia, gunanya adalh untuk mencegah merembesnya cairan tubuh penderita melalui baju penolong.

    4. Masker penolong.

Sangat berguna untuk mencegah penularan penyakit melalui udara.

    5. Masker resusitasi.

Diperlukan bila akan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP).

    6. Helm.

Dipakai bila akan bekerja ditempat yang rawan akan jatuhnya benda dari atas. Misalnya dalam bangunan runtuh dan sebagainya.

Pelatihan Pertolongan Pertama

Pelatihan pertolongan pertama adalah suatu pelatihan yang diberikan kepada tenaga kerja pada suatu perusahaan atau instansi dan perorangan sebagai bentuk antisipasi terhadap terjadinya kecelakaan diri atau kejadian di tempat kerja, sehingga terampil memberikan pertolongan pertama dan mampu menyelamatkan jiwa.

Pelatihan Pertolongan Pertama dilaksanakan sesuai dengan :

    • UU RI No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

    • Permenkes RI No.23/Birhub/1972 tentang Tugas PMI di Bidang Kesehatan.

    • UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

    • Permenaker RI No. Per-15/Men/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama pada kecelakaan di tempat kerja.

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta memiliki pelatih atau instruktur yang kompeten di bidangnya, dan selalu siap membantu perusahaan atau perorangan yang akan melaksanakan pelatihan pertolongan pertama.

Metode pelatihan 

Program pelatihan akan dilakukan secara interaktif dan menggunakan kombinasi berbagai metode pembelajaran mencakup :

    • Teori        : 40%

    • Praktek    : 60%

    • Ceramah, Praktek, Simulasi dan Diskusi.

Dalam pelatihan ini akan banyak menggunakan perlengkapan, alat peraga dan perlengkapan lain yang mendukung. Dengan demikian pelatihan ini benar-benar dapat lebih aplikatif dan menjembatani berbagai metode peserta dalam menyerap pelajaran. 

Categories
Uncategorized

MATERI GERAKAN KEPALANG-MERAHAN

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Materi Kepalang Merahan. Happy Reading 🙂

A. PMR ( Palang Merah Remaja )

1. Sejarah PMR
Palang Merah Remaja dibentuk oleh PMI pada tanggal 1 Maret 1950 yang merupakan perwujudan dari Liga Palang Merah ( League of the Red Cross and Red Crescent Sosieties ). Terbentuknya PMR di Indonesia dan juga PMR di beberapa Palang Merah Nasional lainnya di latarbelakangi oleh Perang dunia ke 1 (1914 – 1918), dimana pada saat itu terjadi perang di Australia, dikarnakan Palang Merah Australia kekuarang tenaga, akhirnya mengerahkan anak – anak sekolah untuk membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberi tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian – pakaian bekas serta majalah dan koran bekas. Mereka terhimpun dalam suatu badan yang dinamakan Palang Merah Pemuda (PMP ) yang sekarang menjadi Palang Merah Remaja (PMR).
Pada tahun 1919 dalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa PMR menjadi satu bagian dari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Di Indonesia pada kongres PMI ke-IV Tepatnya pada bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.

2. Manfaat PMR
Manfaat PMR diantaranya bisa mendidik seseorang menjadi remaja yang bersih, sehat, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta kreatif dan bersahabat. Jika kita telah memiliki karakter positif, otomatis kita juga bisa menjadi contoh dan kenselor bagi teman lainnya. Selain itu, jika kita telah bergabung di PMR, otomatis kita juga telah menjadi bagian dari Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Dunia.

3. Cara menjadi anggota PMR Cara menjadi anggota PMR itu sangat mudah, kita bisa bergabung dengan ekstra kulikuler PMR di sekolah dan juga bisa mengikuti PMR di luar sekolah. Dan juga kita bisa bergabung dengan PMR sesuai umur kita : –       PMR Mula, untuk kita semua yang berumur 10-12 tahun, biasanya identik dengan warna hijau.
–       PMR Madya, untuk kita semua yang berumur 12-15 tahun, biasanya identik dengan warna biru.
–       PMR Wira, untuk kita semua yang berumur 15-17 tahun biasanya identik dengan warna kuning. Selain PMR ada juga yang disebut dengan TSR ( Tenaga Suka Rela ), KSR (Korp Suka Rela ), anggota luar biasa dan anggota kehormatan.

TRI BAKTI PMR1 

1. Meningkatkan Keterampilan Hidup Sehat Bagi teman-teman yang ingin menjadi remaja yang berkarakter bersih dan sehat benar sekali bergabung dengan PMR. Karena di PMR kita akan belajar tentang Pertolongan Pertama (PP), semaja sehat peduli sesama atau biasa dikenal dengan Sanitasi Kesehatan (SanKes), Kesehatan Remaja ( KesJa), Kesiapsiagaan Bencana (KSB), dan Donor Darah.

2   Berkarya dan Berbakti di Masyarakat  Manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dengan orang lain, yang salalu membutuhkan bantuan dan pertolongan dari orang lain. Dan perlu di ingat, menolong sesama itu menyenangkan lhoo. Maka dari itu tidak salah jika teman-teman memilih PMR. Karena di PMR adalah tempatnya remaja-remaja yang peduli, kreatif, dan sehat.

3   Mempererat Persahabatan Nasional dan International Dengan bergabung di PMR, kita akan mendapatkan banyak teman dari berbagai daerah maupun negara-negara didunia. Karena PMR merupakan organisasi yang bersifat sukarela dan prinsip-prinsip palang merah mendukung kita untuk memperoleh banyak teman.

Mars Palang Merah Remaja Bhakti Remaja
Palang Merah Remaja Indonesia warga Palang Merah sedunia
Berjuang berbakti penuh kasih sayang untuk rakyat semuaBekerja dengan rela tulus ikhlas untuk yang tertimpa sengsaraPuji dan puja tidak dikejar… mengabdi tuk sesama… Putra Putri Palang Merah Remaja Indonesia
Abdi rakyat sedunia luhur budinya Putra Putri Palang Merah Remaja Indonesia
Abdi rakyat sedunia mulya citanya

7 Prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional

  1. KemanusiaanTujuannya melindungi jiwa dan kesehatan serta menjamin penghormatan terhadap umat manusia. Gerakan menumbuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama dan perdamaian abadi antar sesama manusia.
  2. KesamaanGerakan memberi bantuan kepada orang yang menderita tanpa membeda – bedakan mereka berdasarkan ras, jenis kelamin, kebangsaan, agama, tingkat social atau pandangan politik. Tujuannya adalah mengurangi penderitaan orang perorang sesuai dengan kebutuhannya dengan mendahulukan keadaan yang paling parah.
  3. KenetralanGerakan tidak memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, ras, agama atau ideology.
  4. KemandirianGerakan bersifat mandiri. Setiap Perhimpunan Nasional merupakan pendukung bagi pemerintah dibidang kemanusiaan dan harus menaati peraturan hukum yang berlaku dinegara masing – masing , namun gerakan bersifat otonom dan harus menjaga tindakannya agar sejalan dengan Prinsip Dasar Gerakan.
  5. KesukarelaanGerakan memberikan bantuan atas dasar sukarela tanpa unsur keinginan untuk mencari keuntungan apapun.
  6. KesatuanDidalam satu Negara hanya boleh ada satu Perhimpunan Nasional dan hanya boleh memilih salah satu lambang yang digunakan : Palang Merah atau Bulan Sabit Merah. Gerakan bersifat terbuka dalam melaksanakan tugas kemanusiaan diseluruh wilayah Negara yang bersangkutan.
  7. KesemestaanGerakan bersifat semesta. Artinya gerakan hadir diseluruh dunia. Setiap perhimpunan mempunyai status yang sederajat, serta memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam membantu satu sama lain.

B. Sejarah Gerakan  SEJARAH LAHIRNYA GERAKAN
Pada tanggal 24 Juni 1859 di desa Solferino, Italia Utara, seorang pengusaha yang bernama Jean Henry Dunant berasal dari kota jenewa, Swiss melakukan perjalanan ke desa tersebut untuk menemui Kaisar Prancis, Napoleon III untuk melakukan bisnis ditengah perjalanan dia melihat pertempuran sengit antara Prancis dengan Austria sekitar 40.000 tentara terluka sedangkan korps medis militer kewalahan dan tidak mampu untuk menangani banyaknya prajurit korban perang tersebut. Hal itu membuat hati Henry Dunant tergetar dengan penderitaan tentara yang terluka, akhirnya Henry Dunant mengajak penduduk desa tersebut untuk bekerja sama membantu korban perang tanpa memandang apakah itu lawan atau kawan, mereka membawa korban ke sebuah gereja sebagai rumah sakit darurat. Dengan niat yang tulus Henry Dunant tanpa mengenal lelah merawat korban yang terluka dan menuliskan pesan terakhir  yang disampaikan oleh tentara kepada keluarga mereka sehingga Henry Dunant tidak mementingkan tujuan sebenarnya dia ke desa tersebut. Beberapa hari kemudian, Henry Dunant ke Swiss, dia menuliskan kesan dan pengalaman tersebut kedalam sebuah buku berjudul “Kenangan dari Solferino”,

Buku “A Memory Of Solverino” yang artinya dalam bahasa Swiss                                  “Un Souvenir De Solferino”
yang menggemparkan seluruh Eropa pada tahun 1862. Dalam bukunya, Henry Dunant mengajukan dua gagasan :
* Pertama, agar disetiap Negara dibentuk sebuah kelompok relawan yang tugasnya mengurus korban perang.
* Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu memberikan pertolongan pada saat perang ICRC (International Committee of the Red Cross)
Pada Februari tahun 1863, Di bentuk pantia 5 yaitu :
Jean Hendry Dunant, G.H Dufour, Gustave Moynier, Dr. Louis Apiia, Dr.Th Maunior
membentuk sebuah organisasi yang bernama
“Komite Internasional untuk bantuan para tentara yang cedera”, yang sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau International Committee of the Red Cross (ICRC) bermarkas besar di Jenewa, Swiss. Statuta ICRC :

  • Melindungi dan mempromosikan penghormatan kepada prinsip-prinsip dasar gerakan, demikian juga dengan penyebarluasan pengetahuan HPI yang dapat dipakai dalam konflik bersenjata;
  • Mengakui semua Perhimpunan Nasional yang dibentuk berdasarkan persyaratan yang tercantum dalam statuta gerakan;
  • Mengemban tugas yang diberikan oleh Konvensi Jenewa dan memastikan bahwa HPI dilaksanakan dangan setia.
  • Melaksanakan mandat yang dipercayakan kepadanya oleh Konferensi Internasional
  • Menyediakan perlindungan dan bantuan, dalam kapasitasanya sebagai penengah netral kepada militer dan korban sipil dari konflik bersenjata.·    Mengelola, menjalankan Badan Pusat Pencarian;

IFRC (International Federation of the Red Cross and Red Crescent Societis).
Pembentukan IFRC
Selama berkecamuknya Perang Dunia I (8 Juli 1914 – 10 Nopember 1918) perhimpunan Palang Merah Nasional, terutama di Eropa,mengemban tugas yang sangat berat. Perang yang menelan korban kurang lebih 12 juta orang berlangsung pada saat di mana masih kurangnya hukum-hukum Internasional yang dapat mengendalikan dan mengawasi perilaku perang dari negara-negara yang terlibat. Lambang Palang Merah terlihat di mana-mana sebagai tanda betapa pentingnya peran Palang Merah sebagai suatu organisasi kemanusiaan pada saat trjadinya persengketaan bersenjata.
Setelah berakhirnya PD I timbul pemikiran untuk membentuk Liga perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah guna mengkoordinasikan usaha-usaha yang diarahkan pada kesehatan dan kesejahteraan umat manusia.
Saat itu Henry P Davison, presiden dari American Red Cross Perang Komite, yang mengusulkan pembentukan sebuah federasi dari Perhimpunan Nasional. Sebuah konferensi medis internasional yang diprakarsai oleh Davison mengakibatkan lahirnya Liga Perhimpunan Palang Merah, yang berganti nama pada bulan Oktober 1983 untuk Liga Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, dan kemudian pada November 1991 untuk menjadi Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Statuta IFRC :

  1. Bertindak sebagai badan penghubung dan koordinasi permanen dari Perhimpunan-Perhimpunan Nasional;
  2. Memberikan bantuan kepada Perhimpunan Nasional yang mungkin memerlukan dan memintanya;
  3. Mempromosikan pembentukan dan pengembangan Perhimpunan Nasional;
  4. Mengkoordinasi operasi bantuan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Nasional dalam rangka membantu korban bencana alam dan pengungsi di tempat di mana tidak ada konflik bersenjata

Pada tahun 1864, Konvensi Jenewa yang pertama yaitu mengenai perbaikan kondisi prajurit yang terluka dalam perang di darat, di adopsi oleh konfensi diplomatic.
Lambang yang dipakai ialah palang merah dengan latar belakang berwarna putih. Konvensi ini kemudian disempurnakan dan dikembangkan menjadi Konvensi Jenewa I, II, III dan IV tahun 1949 atau juga dikenal sebagai Konvensi Palang Merah . Pada Konvensi ini berkesimpulan melindungi :
1. Prajurit yang terluka dan sakit dalam perang di darat
2. Prajurit yang terluka, sakit dan yang kapal perangnya karam dalam perang dilaut
3. Tawanan perang
4. Orang sipil dalam masa konflik bersenjata Setelah berkembang ICRC masih mengkhususkan diri dalam membantu para korban konflik bersenjata dengan cara :
1. Memberikan bantuan darurat kemanusiaan dan bantuan medis kepada penduduk sipil
2. Mengunjungi tawanan perang dan tahanan politik
3. Meneruskan berita keluarga dan mempersatukan kembali keluarga yang terpisah
4. Mengajarkan ketentuan – ketentuan konvensi Jenewa dan prinsip – prinsip Palang merah dan Bulan sabit merah.
Sejak 1919, semua perhimpunan berada dalam sebuah federasi yaitu federasi internasional perhimpunan – perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Sekarang telah berdiri 181 perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Nasional. Walaupun perhimpunan – perhimpunan terus bekerja pada masa konflik bersenjata, mereka juga banyak melakukan kegiatan pada masa damai, misalnya : Kegiatan donor darah, pencegahan penyakit, pemberian bantuan kepada pengungsi dan mereka yang membutuhkan, pemberian Pertolongan pertama
Federasi juga mengkhususkan diri dalam memberikan bantuan darurat kemanusiaan kepada korban bencana alam, federasi juga mengkoordinasi kegiatan perhimpunan – perhimpunan nasional ditingkat internasional.

C. Perhimpunan Nasional Perhimpunan Nasional berada di setiap Negara anggota penandatangan Konvensi Jenewa.
Masing – masing Negara hanya memiliki satu Perhimpunan Nasional dinegaranya. Syarat – syarat suatu perhimpunan :
1. Didirikan disatu Negara penandatanganan konvensi Jenewa 1949.
2. Merupakan satu – satunya perhimpunan Nasional Palang Merah, Bulan Sabit Merah dan Kristal Merah di negaranya.
3. Diakui oleh pemerintah yang sah di negaranya dengan dasar Konvensi Jenewa dan Undang – Undang Nasional.
4. Bersifat mandiri atau mempunyai status otonomi yang memungkinkan untuk bergerak sesuai dengan Prinsip Dasar Gerakan.
5. Memakai nama dan lambang Palang Merah, Bulan Sabit Merah, Kristal Merah.
6. Terorganisasi dalam menjalankan tugasnya dan dilaksanakan diseluruh wilayah negaranya.
7. Memperluas kegiatannya keseluruh wilayah negaranya.
8. Menerima anggota dan staff tanpa membeda – bedakan ras, jenis kelamin, kelas ekonomi, agama atau pandangan politik.
9. Menyetujui dan taat pada statute gerakan.
10. Menghormati Prinsip – prinsip Dasar Gerakan dan menjalankan tugas – tugasnya sesuai dengan prinsip – prinsip Hukum Humaniter Internasional. Pada tanggal 8 Mei adalah peringatan hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

D. Lambang Lambang digunakan sebagai identitas atau tanda pengenal bagi orang – orang didalam suatu kelompok, daerah, Negara atau apapun. 1 Lambang Palang Merah

 Konvensi Jenewa Tahun 1864 menetapkan lambang Palang Merah dengan warna dasar putih  yang merupakan kebalikan dari bendera negara Swiss sebagai penghormatan kepada Henry Dunant yang berasal dari negara Swiss.


Lambang Bulan Sabit Merah

Banyak orang yang berasumsi bahwa lambang palang yang ada pada lambang Palang Merah merupakan suatu simbol agama, dan pada tahun 1876 saat perang di Balkan terjadi kesalah pahaman dari negara Turki yang membunuh banyak pekerja sosial yang memakai ban lengan dengan lambang palang merah. Kemudian mulai mereka mengajukan gagasan untuk menggunakan lambang Bulan Sabit Merah sebagai pengganti lambang Palang Merah dan gagasan ini pelan-pelan mulai diterima dan dalam konvensi tahun 1929 memperoleh semacam pengesahan dalam bentuk “ reservasi “ dan diadopsi sebagai lambang yang sederajat dengan lambang palang merah.

3 Lambang Kristal Merah

Tahun 2005 Kristal Merah diatas dasar putih diadopsi menjadi lambang alternatif apabila di suatu negara terjadi konflik bersenjata/perang atau bencana, maka negara yang menggunakan Lambang Palang Merah atau Bulan Sabit Merah, ICRC dan IFRC dapat menggunakannya secara khusus untuk kegiatan kepalangmerahan yang dilaksanakan di daerah tersebut.

 Fungsi Lambang

Lambang memiliki 2 fungsi, yaitu : 1   Sebagai Tanda Pengenal ada 2 :
a. Indentitas
b. hak milik 2   Sebagai Tanda Perlindungan Lambang digunakan ketika konflik, perang atau saat bencana terjadi. Fungsinya, untuk memberitahukan bahwa seseorang adalah anggota Gerakan dan menandai personel medis militer, sehingga harus dilindungi

. D. PMI ( Palang Merah Indonesia )

Lambang Palang Merah Indonesia melambangkan bunga melati sebagai bunga Khas Indonesia dan 5 kelopak sebagai Pancasila Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu mempunyai tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia. Palang Merah Indonesia tidak memihak golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Sejarah Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II, tepatnya 12 Oktober 1873.Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indië (NERKAI) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang. Perjuangan mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) diawali 1932. Kegiatan tersebut dipelopori Dr. R. C. L. Senduk dan Dr.Bahder Djohan dengan membuat rancangan pembentukan PMI. Rancangan tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia, dan diajukan ke dalam Sidang Konferensi Narkai pada 1940, akan tetapi ditolak mentah-mentah. Rancangan tersebut disimpan menunggu saat yang tepat. Seperti tak kenal menyerah pada saat pendudukan Jepang mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang sehingga untuk yang kedua kalinya rancangan tersebut kembali disimpan. Proses pembentukan PMI dimulai 3 September 1945 saat itu Presiden Soekarno memerintahkan Dr. Boentaran (Menkes RI Kabinet I) agar membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. Dibantu panitia lima orang yang terdiri dari Dr. R. Mochtar sebagai Ketua, Dr. Bahder Djohan sebagai Penulis dan tiga anggota panitia yaitu Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, Dr. Marzuki, Dr. Sitanala, Dr Boentaran mempersiapkan terbentuknya Palang Merah Indonesia. Tepat sebulan setelah kemerdekaan RI, 17 September 1945, PMI terbentuk. Peristiwa bersejarah tersebut hingga saat ini dikenal sebagai Hari PMI. Peran PMI adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan, terutama tugas kepalangmerahan sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949 yang telah diratifikasi oleh pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1958 melalui UU No 59. Sebagai perhimpunan nasional yang sah, PMI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden No 25 tahun 1950 dan dikukuhkan kegiatannya sebagai satu-satunya organisasi perhimpunan nasional yang menjalankan tugas kepalangmerahan melalui Keputusan Presiden No 246 tahun 1963.

Mars-Mars PMIHymne Palang Merah Indonesia

Palang merah Indonesia
Wujud kepedulian nyata
Nurani yang suci
Untuk membantu menolong sesame PMI
Siaga setiap waktu
Berbakti, dan mengabdi
Bagi hidup manusia
Agar sehat sejahtera di seluruh dunia

Mars PMI

Palang Merah Indonesia
Sumber kasih umat manusia
Warisan luhur, nusa dan bangsa
Wujud nyata pengayom Pancasila Gerak juangnya keseluruh nusa
Mendarmakan bhakti bagi ampera
Tunaikan tugas suci tujuan PMI
Di Persada Bunda Pertiwi Untuk umat manusia
Di seluruh dunia
PMI menghantarkan jasa .

Lagu yang pertama kali dikumandangkan tahun 1967 ini adalah ciptaan Mochtar H. S. yang adalah seorang tokoh PMI yang terkemuka waktu itu. Lagu ini juga menandai pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Kudus. PMR Kudus merupakan yang kedua di Indonesia setelah Bandung. Bisa dibayangkan, PMI Kudus pada masa itu adalah cabang terkemuka di Indonesia.

Categories
Uncategorized

AYO SIAGA BENCANA

AYO SIAGA BENCANA !

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Materi Siaga Bencana. Happy Reading 🙂

Siap                        : mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Kesiapsiagaan    : kemampuan, kemandirian untuk meningkatkan dan memahami setiap tindakan yang diambil.

Bencana               : kejadian yang disebabkan oleh alam dan manusia yang dapat menimbulkan kerugian, kerusakan dan kematian. Kesiapsiagaan bencana adalah tindakan untuk mengurangi tingkat resiko bencana yang meliputi upaya pencegahan, meminimalisir dampak bencana.
TUJUAN : mengurangi tingkat resiko,mengurangi kerugian,mengurangi kerusakan ,  mengurangi dampak negatif bencana ,  meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan pentingnya mengantisipasi bencana serta membangkitkan kepekaan sosial untuk bersama-sama menanggulangi bencana.
 Apa saja yang dilakukan sebelum bencana : F  memberi tanda peringatan kepada masyarakat F  menentukan tempat yang dijadikan pusat informasi ,  menyepakati dan menentukan tanda-tanda peringatan dini ,  penyediaan alat komunikasi ,  melakukan latihan dan simulasi peringatan dini
Yang dilakukan saat bencana :  Mencari tempat yang aman ,mengumumkan saat terjadinya bencana dengan menggunakan tanda-tanda yang telah disepakati ,  memberitahukan apa yang harus dilakukan supaya tidak terjadi kepanikan , Memberikan informasi kepada kelompok-kelompok kerja lainnya seperti kelompok pertolongan pertama, kelompok penyelamat, kelompok evakuasi, kelompok tenda dan dapur umum.
1.Pengertian Bencana
Bencana adalah kejadian luar biasa yang disebabkan ulah manusia atau alam  yang menimbulkan krban jiwa, kerugian material dan kerusakan lingkungan, dimana masyarakat setempat tidak dapat mengatasinya, sehingga membutuhkan bantuan dari luar.

 Jenis Bencana berdasarkan Waktunya

a. Bencana yang terjadi secara tiba-tibaContoh : Gempa bumi, Tsunami, Angin topan/Badai, Letusan gunung berapi, dan tanah longsorb. Bencana yang terjadi secara perlahContohnya : Kekeringan, Rawan pangan, kerusakan lingkungan, dll.

 Jenis Bencana Berdasarkan Penyebabnya
a. Fenomena AlamFenomena ALam Penyebab Akibat:Pergeseran lapisan bumi, Gempa bumi, Tsunami,  Aktifitas Gunung Api,  Gempa Vulkanik, Semburan Awan Panas, Hujan AbuErupsi / Letusan, Perubahan Iklim / Musim Hujan, Musiman Angin rebut, Angin Topan, Kemarau berkepanjangan Kekeringan, Kebakaran Hutan
b. Ulah Manusia
1)Berhubungan dengan lingkunganContohnya : Penebangan hutan tak terkendali, Perusakan area penyanggah daratan danlaut, Polusi (air, udara & Tanah)2)Berhubungan dengan kecelakaan / kelalaianContohnya : Kebakaran kilang minyak, Kebocoran reactor nuklir, Kebocoran gasindustri, dll3)Berhubungan dengan pertentangan antar manusiaContohnya : Perang, Konflik sosial, dll.4)CombinasiContohnya : Banjir, Tanah longsor, kebakaran perumahana atau Perkotaan, Kebakaran di pedesaan, lahan atau hutan, dll.





1)Kesiapsiagaan
Adalah upaya-upaya penggunaan kemampuan untuk secara tepat dan cepat merespon bencana.Meliputi :• Penyusunan rencana tanggap darurat bencana• Pengembangan sistem peringatan dini• Peningkatan kemampuan diri, dll
2) Mitigasi

Adalah upaya-upaya untuk mengurangi akibat ancaman bencana.Contohnya : Pengelolaan air bersih, pembangunan tanggul banjir dan tempat evakuasi, penghijauan lereng yang rawan longsor, dlla. Saat Bencana-1) Bantuan-2) Rehabilitasib. Setelah Bencanac. Rekonstruksi
3,Isi Tas Siaga Bencana
 Obat-obatan ringan,Perlengkapan PP,Persediaan air minum dan makanan kering,Senter,Peluit, Korek api, Selimut, Pakaian,Perlengkapan mandi,Alas kaki, Kantong plastic besar.Foto keluarga
 Hal ini berguna pada saat terpisah dari keluargam. Buku cerita(Akan membantu menghibur di tempat pengungsian). Buku catatan(Mencatat nomor telepon dan alamat keluarga serta nomor telepon penting atau kanor atau organisasi yang dapat dihubungi apabila membutuhkan bantuan).
o. Alat tulis
p. Radio transistor
Selain sebagai hiburan, juga dapat membantu mengetahui perkebangan pada saat bencana terjadi
GEMPA BUMI
 1.Jenis Gempa Bumi
a. Gempa Tektonik adalah Gempa yang disebabkanvoleh pergeseran lempengan tektonikb. Gempa Vulkanik adalah Gempa yang disebabkan aktifitas gunung apic. Gempa Induksi adalah Gempa yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber-sumber lainnya, misalnya : runtuhnya tanah dan bebatuan akibat bahan peledak.

2. Akibat Gempa

a. Hancurnya bangunanb. Kerugian harta maupun nyawa

3.Titik Pusat Gempa

a. Hiposentrum Adalah pusat gempa jauh di bawah permukaan bumi, tepat di tempat batuan yang pecah dan bergeser untuk pertama kalib. EpisentrumAdalah titik di permukaan bumi , tepat diatas pusat gempa

4. Gelombang Seismik
Adalah gerakan batuan yang menyebabkan getaran pada gempa

5. Seismograf / Seismometer

Adalah alat pengukur getaran gempa

6. Charles F. Richer

Adalah seorang ahli seismologi Amerika yang mengembangkan system pengukuran kekuatan gempa. Setiap angka pada skala richer (SR) menggambarak 10 kali peningkatan gerakan tanah yang tercatat oleh seismograf

7, Jika ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda yg dilakukan antara lain :

• Mintalah orang dewasa untuk mematikan listrik dan gas• Jangan menyalakan api• Beri pertolongan pertama kepada Zorang lain bila mampu• Dengarkan informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai himbauan



BANJIR
1. Banjir
Adalah merupakan peristiwa meluapnya air yang menggenangi permukaan tanah, yang ketinggiannya melebihi batas normal.
2.Yg dilakukan bila ada gempaa. Sebelum Banjir
        • Buatlah denah dan peta lingkungan sekitarmu        • Beri tanda tempat-tempat yang biasanya terendam genangan air banjir        • Tandai tempat-tempat yang aman dari banjir        • Tandai tempat-tempat yang berbahaya dari banjir        • Ketahui sistem peringatan dini di lingkunganmu        • Pahami tanda-tanda terjadinya banjir dan waspadai jika itu terjadi        • Kalau tidak hujan, perhatikan kondisi air sungai terdekat, apakah lebih keruh dari biasanya.        • Simpan surat-surat penting di dalam plastik atau bahan kedap air
b. Saat Banjir

         • Pantau informasi penting yang disampaikan melalui radio atau TV         • Pindahkan barang-barang atau perabotan rumah ke tempat yang lebih tinggi dan tidak terjangkau oleh genangan air         • Segera padamkan aliran listrik dan gas di rumah         • Bersiaplah untuk kemungkinan mengungsi         • Perhatikan kecenderungan air, apakah meningkat atau berkurang         • Jika hujan tidak berhenti dan air tidak surut atau bahkan meningkat, segera mengungsi ke tempat yang aman atau     tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat
         • Jika ada himbauan mengungsi, segera lakukan dengan tenang dan tertip
         • Jika terjebak dalam rumah, tetap tenang dan berusaha mencari pertolongan dengan menghubungi kerabat, PMI    Cabang, Kantor Pemerintahan, atau kantor Polisi
         • Tetap menjaga perilaku hidup sehat dan bersih
         • Usahakan untuk tidak tidur di tempat terbuka


c. Setelah Banjir
        • Jika mengungsi, pulanglah ke rumah jika keadaan sudah benar-benar aman
        • Jangan langsung masuk kerumah, tetapi lihat situasi terlebih dahulu dengan seksama
        • Periksa lingkungan sekita rumah kalau-kalau ada bahaya yang tersembunyi
        • Gunakan selalu alas kaki
        • Mulailah membersihkan sekitar rumah dan lingkungan
        • Cuci perlengkapan makan dan barang lainnya dengan sabun anti kuman
        • Perhatikan kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit
TSUNAMI
1.Tsunami
        • Berasal dari bahasa Jepang, Tsu yang berarti pelabuhan dan Nami yang berarti pelabuhan        • Gelombang tsunami mempunyai pola ketika mendekati pantai gelombang meningkat ketinggian namun kelajuannya    menurun
        • Di tengah laut, Tsunami bergerak sangat cepat, dan ketika mendekati pantai dan mencapai daratan akan   menimbulkan gelmbang dengan ketinggian 4 – 24 meter dan jangkauan jangkauan ke daratan 50 – 200 meter dari   garis pantai
        • Tinggi dan besarnya gelombang tsunami dipengaruhi oleh besar kecilnya pergeseran tanah dan bentuk garis pantai

2. Dampak Tsunami

a. Banjir dan genangan air di daratanMisalnya di Banda Aceh, tsunami menimbulkan genangan air laut sekitar 20 – 60 cm, dan meninggalkan endapan Lumpur setebal 10 – 20 cmb. Kerusakan sarana dan pra-saranaMisalnya di Banda Aceh, pada tahun 2005, sedikitnya 120 hektar lahan pertanian rusak atau tergenang air lautc. Pencemaran lingkunganTsunami menghanyutkan benda-benda sejak lautan hingga daratan yang terdampar dan tak berguna sehingga menjadi sampah. Sumber air bersihpun tercemar digenangi air lautd. Korban jiwa dan harta


3. Yang Harus dilakukan bila ada Tsunami
a. Sebelum Tsunami
 Kenali tanda-tanda tsunami• Tsunami biasanya didahului gempa besar yaitu gempa yang berpusat di laut dangkal (0 – 30 Km) dan memiliki kekuatan    6,5 SR atau gempa yang berpola sesar naik atau sesar turun
• Tanda-tanda sebelum Tsunami diantaranya air laut surut melewati garis pantai sehingga bisa terlihat binatang laut, dan    tercium bau garam yang menyengat
• Jika tinggal di tepi pantai atau sedang berada di pantai, ketahuilah jalur evakuasi yang aman jika Tsunami terjadi
• Jika tidak terdapat dataran tinggi, pilihlah gedung yang tinggi (minimal 3 lantai dan memiliki konstruksi yang kuat)

b. Saat Tsunami

• Jangan panic• Bertindak cepat dan tepat• Bergeraklah sesuai jalur evakuasi tsunami• Jika jalur evakuasi belum ada atau tidak diketahui, bergeraklah ke tempat yang lebih tinggi• Jika tanda-tanda Tsunami ada, peringatkan orang lain dan ajaklah keluarga dan orang-orang di sekiatrmu menyelamatkan     diri
• Jika hanyut, carilah benda-benda terapung yang dapat dijadikan rakit. Berpegang eratlah dan usahakan tidak meminum air    laut dan tetap di permukaan air untuk dapat bernapas
• Jika terbawa ke tempat yang lebih tinggi, tetaplah bertahan disitu sampai air surut dan keadaan menjadi tenang
• Tetap berdoa untuk keselamatan


c. Sesudah Tsunami
• Jangan larut dalam suasana kepanikan, tetapi tetap tenang• Kuatkan hati untuk menghadapi kenyataan• Setelah surut, berhati-hatikah. Jangan melewati jalan-jalan atau daerah yang rusak• Ikuti himabuan dari pemerintah atau regu penyelamat• Jika sampai di rumah, jangan langsung masuk, tetapi waspadai ada bagian rumah yang roboh atau lantai licin• Jangan lupa mengecek anggota keluarga satu persatu• Hindari instalasi listrik• Bantulah teman-temanmu terutama yang banyak mengalami penderitaan, pengalaman mengerikan dan kehilangan• Untuk mendapatkan bantuan dan informasi datanglah ke Posko bencana• Jalin komunikasi dengan warga sekitar• Bantulah keluarga dan tetangga yang lebih lemah• Bersiaplah kembali ke kehidupan normal.
LONGSOR
1. Longsor
Penyebab Longsor
Penyebab utamanya adalah grafitasi, tetapi volumenya yang besar dipengaruhi oleh :
1) Faktor Alam
Meliputi :• Kondisi geologi : batuan lapuk, kemiringan tanah, unsur / jenis lapisan tanah, gempa bumi, gunung api, dll• Kondisi iklim : curah hujan yang tinggi• Kondisi topografi : kemiringan permukaan tanah, seperti : lembah, lereng, dan bukit• Kondisi tata air : akumulasi volume atau massa air, pelarutan dan tekanan hidrostatitika, dll
2) Faktor Manusia

• Pemotongan tebing pada penambangan di lereng yang terjal• Penimunan tanah urugan di daerah lereng• Kegagalan struktur dinding penahan tanah• Penggunduan hutan• Budidaya ikan di atas lereng• Ssistem pertanian yang tidak memperhatikan irigasi yang aman• Pengembangan wilayah melanggar aturan tata ruang• Sistem drainase yang buruk, dll






b. Jenis-jenis tanah longsor
Sangat dipengaruhi oleh kemiringan lereng, bidang gelincir dan kondisi lokasinya,YAITU:
1) Longsoran Translasi     Terjadi jika tanah dan batuan bergerak pada permukaan landai yang rata atau bergelombang. Bidang bergeraknya tanah      atau batuan disebut bidang gelincir.
2) Longsoran Rotasi
     Terjadi jika tanah dan batuan bergerak pada bidang gelincir berbentuk cekung.
3) Longsoran Translasi Batu (Pergerakan blok)
Terjadi jika batuan berpindah pada bidang gelincir yang landai.
4) Longsoran Rayapan Tanah
Terjadi jika butiran tanah kasar dan halus yang bergerak lambat atau merayap. Longsor rayapan ini ditandai dengan rumah, pohon, atau tiang yang miring ke bawah. Kadang rayapan bergerak cepat bahkan tidak terkendali.
5) Longsoran Runtuhan
Terjadi jika batuan, tanah atau material lainnya jatuh bebas ke bawah. Biasanya terjadi di lereng yang terjal dan menggantung di daerah pantai.
6) Longsoran Aliran
Terjadi jika tanah terdorong oleh air, sehingga material yang ada diatasnya bergerak di sepanjang lereng dan meluas pada daerah yang landai.

c. Yang Harus Dilakukan
1) Sebelum terjadi longsor

• Petakan daerah yang rawan longsor
• Tandai lokasi yang berpotensi longsor dan jalur longsorannya
• Gerakan penanaman ohon di lereng yang rawan longsor
• Pelajari tanda-tanda longsor
• Waspadai warna air sungai yang berubah keruh
• Waspadai bila tiba-tiba muncul mata air, rembesan atau retakan yang memanjang d tanah
• Lakukan patroli secara bergantian

sumber;https://royanikhsan.blogspot.com/2015/02/materi-pmr-ayo-siaga-bencanaasb.html

Categories
Uncategorized

MENANGANI KORBAN PINGSAN

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Materi Bagaimana cara menangani korban pingsan. Happy Reading 🙂

Orang bisa pingsan kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan bukan hanya tugas dokter dan perawat. Semua orang perlu mengetahui cara memberikan pertolongan yang tepat pada orang pingsan, agar penanganan awal dapat dilakukan saat itu juga.

Pingsan terjadi ketika otak kekurangan pasokan darah, sehingga asupan oksigen dan gula darah ke otak juga berkurang. Padahal, keduanya dibutuhkan oleh otak untuk dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, dapat terjadi penurunan kesadaran untuk sementara waktu.

Ketahui Cara Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan - Alodokter

Selain karena berkurangnya aliran oksigen dan gula darah ke otak, pingsan juga bisa disebabkan oleh kelelahan. Pingsan juga bisa saja disebabkan oleh kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti:

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai ketika Seseorang Pingsan

Pingsan dapat dialami oleh siapa pun dan kapan saja. Misalnya, ketika tubuh terlalu lelah, telat makan, mengubah posisi tubuh terlalu cepat, atau saat berdesak-desakan di dalam kendaraan umum.

Kondisi tersebut dapat memicu penurunan tekanan darah dan detak jantung, sehingga asupan darah ke otak berkurang dan mengakibatkan penurunan kesadaran.

Pingsan yang bukan disebabkan oleh kondisi medis serius biasanya tidak berbahaya dan penderitanya bisa sadar dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Akan tetapi, pingsan perlu diwaspadai jika disertai tanda dan gejala lain, seperti:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas atau tidak napas bernapas spontan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Bibir membiru
  • Kulit pucat dan dingin
  • Kejang
  • Tampak kebingungan
  • Sakit kepala
  • Pingsan setelah mengalami cedera kepala

Seseorang yang mengalami pingsan disertai beberapa hal di atas perlu segera mendapat pertolongan medis dan dibawa ke UGD rumah sakit terdekat.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan pada Orang Pingsan

Penanganan terhadap orang pingsan sebenarnya tergantung pada penyebabnya. Namun, ada cara umum yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama pada orang pingsan (sebelum orang tersebut ditolong oleh dokter di rumah sakit).

Berikut ini adalah langkah-langkah yang tepat untuk menolong orang yang pingsan:

  • Pindahkan orang yang pingsan ke lokasi yang aman dan nyaman. Misalnya jika pingsan di jalan, coba pindahkan orang tersebut ke tepi jalan. Jika pingsan disebabkan oleh hawa panas, pindahkan orang tersebut ke tempat yang lebih teduh dan pastikan dia mendapatkan udara segar.
  • Minta bantuan orang lain untuk menghubungi ambulans atau rumah sakit terdekat.
  • Periksa kondisi orang yang pingsan, panggil orang tersebut dan lihat apakah ia dapat memberi respon atau menjawab panggilan. Selain itu, perhatikan juga apakah orang tersebut dapat bernapas dan terdapat denyut nadi di lehernya.
  • Posisikan secara terlentang dan naikkan kakinya lebih tinggi sekitar 30 cm dari dada. Tindakan ini bertujuan untuk mengembalikan aliran darah kembali ke otak. Orang yang pingsan di tempat duduk pun dianjurkan untuk dibaringkan di lantai atau permukaan yang datar.
  • Jangan lupa untuk melonggarkan pakaiannya, agar dia dapat lebih mudah dan nyaman untuk bernapas.
  • Ketika sadar, berikan dia minuman manis, seperti teh manis. Minuman manis dapat meningkatkan gula darah dan mengembalikan energi yang diperlukan tubuhnya.
  • Jika dia muntah, miringkan kepalanya agar tidak tersedak dan muntahannya tidak mengenai dirinya.
  • Jika orang tersebut tetap tidak sadarkan diri hingga beberapa menit lamanya, tidak bernapas, atau denyut nadinya tidak terdeteksi, maka Anda perlu memberikan napas buatan dan CPR sambil menunggu ambulans datang.

Orang yang telah sadar dari pingsan disarankan untuk tidak terlalu cepat berdiri. Dia perlu didudukkan atau beristirahat setidaknya selama 15–20 menit, agar pingsan tidak terulang kembali.

Tanyakan apakah dia masih mengalami gejala, seperti sesak napas, sakit kepala, lemas, atau sulit menggerakkan bagian tubuh tertentu.

Jangan tunda untuk segera membawanya ke UGD rumah sakit terdekat, jika orang yang pingsan tersebut mengeluhkan beberapa gejala di atas, sedang hamil, mengalami cedera kepala, atau menunjukkan gejala lain, seperti linglung, penglihatan buram, sulit bicara, demam, atau kejang.

Apabila Anda melihat secara langsung ada orang yang tidak sadarkan diri, berikanlah pertolongan pertama pada orang pingsan dengan cara-cara di atas, sambil menunggu bantuan medis datang.

sumber :ttps://www.alodokter.com/mengenali-pertolongan-pertama-pada-orang-pingsan-dapat-menyelamatkan-nyawa-orang-lain

Categories
Uncategorized

Pembinaan Anggota PMR dan Relawan

Salam kemanusiaan… Oke Sahabat PMI di sini kita akan belajar tentang Pembinaan Anggota PMR dan Relawan. Happy Reading 🙂

Pembinaan PMR dan Relawan

post.library.alt

Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah kegiatan remaja di sekolah atau lembaga pendidikan normal dalam kepalangmerahan melalui program kegiatan ekstra kurikuler.

Anggota PMR:

PMR MULA setingkat SD

PMR MADYA setingkat SMP

PMR WIRA setingkat SMA

Syarat menjadi anggota PMR:

  • WNI atau WNA yang berdomisili di Indonesia
  • Berusia 7-20 tahun dan belum menikah
  • Berpendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA
  • Bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar kepalangmerahan
  • Mendapat persetujuan orang tua/wali

Kegiatan PMR:

  • Pengumpulan bantuan di sekolah untuk korban bencana
  • Bakti sosial dengan kunjungan ke rumah sakit atau panti jompo/panti asuhan untuk perawatan keluarga, gerakan kebersihan lingkungan, dsb
  • Mengikuti gerakan kakek/nenek angkat asuh
  • Mengikuti pelatihan remaja sebaya di bidang kesehatan remaja dan HIV/AIDS
  • Donor darah siswa
  • Seni (majalah dinding, lomba-lomba)
  • Program persahabatan remaja palang merah regional/internasional
  • Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR

Ruang lingkup kegiatan PMR dikenal dengan nama Tri Bakti Remaja yang mengandung arti:

  • Berbakti kepada masyarakat (seperti mengadakan kunjungan berkala ke panti jompo, menjadi donor darah
  • Mempertinggi keterampilan serta memelihara kebersihan dan kesehatan (misalnya, mempraktikkan kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekita
  • Mempererat persahabatan nasional dan internasional (contohnya, melakukan latihan gabungan PMR dengan kelompok PMR lain, saling bertukar album persahabatan)

     Note: Untuk mendaftar sebagai anggota PMR, dapat menghubungi pihak sekolah masing-masing

KORPS SUKARELA (KSR)

Korps Sukarela (KSR) adalah kesatuan unit PMI yang menjadi wadah bagi anggota biasa dan perseorangan yang atas kesadaran sendiri menyatakan menjadi anggota KSR.

Anda dapat mendaftarkan diri ke Kantor PMI Kota/Kabupaten setempat dan bergabung menjadi KSR Unit Markas Kota/Kabupaten. Bila Anda seorang mahasiswa suatu perguruan tinggi, anda dapat menghubungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menangani kepalangmerahan.

Anda dapat bergabung menjadi anggota KSR setelah melewati pendidikan dasar di PMI Kota/Kabupaten maupun UKM KSR-PMI di Perguruan Tinggi.

Syarat Menjadi Anggota KSR:

  • WNI atau WNA yang sedang berdomisili di Indonesia
  • Berusia minimal 18 tahun
  • Berpendidikan minimal SLTP/Sederajat
  • Bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan
  • Bersedia menjalankan tugas kepalangmerahan secara terorganisir dan mentaati peraturan yang berlaku

Setelah rekrutmen, Anda akan mengikuti pelatihan tingkat dasar KSR, sebelum menginjak tingkat lanjutan dan spesiailisasi yang diselenggarakan oleh Markas Kota/Kabupaten. Sedangkan bagi anggota UKM kepalangmerahan, setelah pelatihan dasar di UKM dapat ditindaklanjuti pelatihan lanjutan di PMI Kota/Kabupaten untuk menjadi anggota KSR PMI Perguruan Tinggi.

Pelatihan spesialisasi biasanya akan diberikan kepada KSR yang siap menjadi anggota “Satgana” (Satuan Siaga Penanggulangan Bencana). Cakupan kegiatan tersebut pada intinya diarahkan untuk melaksanakan pertolongan/bantuan dalam kesatuan unit terorganisasi di bidang Penanggulangan Bencana serta Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat.

Kegiatan KSR:

  • Donor darah sukarela
  • Pertolongan pertama dan evakuasi pada kecelakaan, bencana dan konflik
  • Dapur umum, penampungan darurat, distribusi relief, ReStoring Family Link (RFL) untuk korban bencana
  • Pelayanan pada program berbasis masyarakat (CBFA/CBDP)
  • Layanan konseling dan Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) untuk pencegahan sebaran HIV/AIDS dan narkoba 
  • Ketrampilan hidup
  • Temu Karya KSR
  • Membantu PMI Kota/Kabupaten membina Anggota PMR

TENAGA SUKARELA (TSR)

Tenaga Sukarela (TSR) adalah anggota PMI yang direkrut dari perseorangan dari kalangan masyarakat yang berlatar belakang profesi atau memiliki ketrampilan tertentu, misalnya dokter, ahli gizi, sanitasi, akuntan, logistik, teknisi, pertanian, jurnalis, seniman/artis, teknologi komunikasi, guru, dsb dan bersedia menjadi relawan PMI.

Kalangan profesional yang berminat ingin bergabung dengan PMI dapat menghubungi Markas PMI Kota/Kabupaten atau PMI Provinsi setempat kemudian mengikuti orientasi kepalangmerahan, sebelum dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Mereka akan direkrut bilamana PMI mempunyai program kegiatan pelayanan yang memerlukan tenaga relawan dengan spesifikasi yang terkait, untuk ditugaskan di lokasi operasi kemanusiaan tersebut.

Menjadi Anggota TSR:

  • Usia minimal 18 tahun dan serendahnya tamatan SMP/Sederajat
  • Atas kesadaran dan kemauan sendiri bersedia mendaftarkan diri menjadi anggota PMI setempat
  • Memiliki keterampilan/keahlian/profesi tertentu yang dapat mendukung tugas dan kegiatan PMI, baik yang didapat dari pendidikan formal maupun non formal, seperti kursus, dll
  • Memiliki kesanggupan secara fisik dan mental
  • Bersedia menjalankan ketentuan organisasi PMI dan menjaga nama baik PMI
  • Bersedia mengabdikan diri di PMI
  • Bersedia mengikuti Orientasi Kepalangmerahan

Persyaratan Bagi WNA:

  • WNA yang telah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia (mempunyai dokumen keimigrasian yang jelas)
  • Bersedia mengikuti Orientasi Kepalangmerahan
  • Mendaftarkan diri atas kesadaran dan kemauan sendiri
  • Bersedia mentaati peraturan organisasi yang berlaku dan menjaga nama baik PMI

sumber:https://pmidkijakarta.or.id/layanan/pelatihan

Design a site like this with WordPress.com
Get started